Halaman

Minggu, 26 Agustus 2012

sebuah kebersamaan


Dengarkan aku teman…
Aku ingin bercerita..
Tentang senandung yang kudengar..
Dikala hujan masih menggetarkan langit senjaku yang memudar..
Ku dengar nada-nada riang yang bercerita suram..
Meninggalkan tanya di saat ku menyadari betapa suara itu terdengar begitu nyata..

Di sudut jalan di tepian kota ini..Kulihat awan hitam yang kelam beriringan..
Tepat mengikuti jalur jalan yang terasa semakin begitu sepi..
Deraian hujan yang ditemani hembusan angin liar..
Menusuk tulangku..
begitu kusadari..
Aku sendirian..

Tak ada seorang pun yang menemaniku..
Memandang langit hitam bersama.Memetik air hujan bersama,Menari di bawah lindungan bulan dikala malam…
Memecah sunyi di kala hati sedang gundah..
Menaruh harapan pada hari esok,
Dan menahan angin yang sedang berhembus

1 komentar:

  1. kala dingin menghantam kalbu



    gelap gulita temani serpihan syahduku



    tubuh seakan rentan...melewati detik waktu.,



    hati mengaku,,,telah kalah dengan waktu



    yang semakin lama hilang,,tanpa makna dalam detiknya



    o.Tuhan..ampunilah hambaMUyang terlalu lalai akan nikmat Mu



    ku mohon iringi langkah ku menuju jalan dan keridhaan Mu

    BalasHapus