Halaman

Sabtu, 28 Desember 2013

Kebutuhan yang

detail berita
Penggunaan sistem rangka baja ringan pada konstruksi rumah-rumah di Indonesia bisa dibilang bagaikan sedang memasuki tahap pendekatan. Masih banyak masyarakat yang tidak paham bahkan belum tahu, tentang seluk beluk rangka baja ringan, sehingga bisa membuatnya tertarik menggunakannya. 

Menurut Engineering & Development Manager PT NS Bluescope Lysaight, Irosa Wahyudi, rangka baja ringan memiliki sejumlah keunggulan, pertama Jika diibandingkan dengan rangka kayu, baja tidak pernah kena rayap. 

"Kayu sekarang yang banyak digunakan adalah kayu kelas 3 ke bawah, bukan kelas II lagi, seperti jati," kata dia kala ditemui di Jakarta, semalam.

Kedua, yakni kecepatan dalam membangun rumah. Dari pengalamannya dalam membangun satu rumah contoh tipe 36 hanya memakan waktu selama seminggu.

Ketiga, yakni struktur rangka baja yang ringan, keempat rangka baja tidak mudah lapuk, dan kelima memiliki beragam material yang dapat disesuaikan dengn kondisi daerah, misalnya yang dekat air laut hingga di perkotaan pada sekalipun.

"Untuk di daerah dekat laut, ada tipe lapisan baja khusus yang bisa dipakai. Material-materialnya juga sudaj disesuaikan kontur rural/perkotaan," jelas Irosa.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, soal biaya pembangunan yang dibutuhkan, berdasarkan pengalamannya membangun perumahan dengan tipe 42 m2 yang menggunakan dinding bata dan atap rangka baja ringan, menghabiskan sekira Rp31 juta per unit. Biaya tersebut sudah termasuk penutup atap dan di luar pondasi. Anda tertarik?

Perbandingan Harga Pemasangan Atap Kayu Vs Baja Ringan

Berikut sedikit yang bisa kami jelaskan mengenai perbandingan biaya yang dibutuhkan jika kita menggunakan atap kayu dibandingkan dengan biaya menggunakan baja ringan. Sampel yang digunakan adalah rumah type 50 dengan model atap standar pelana menggunakan genteng beton dan kerepus.


Type Rumah 50 ATAP KAYU
NO
Uraian
Satuan
Harga Satuan (Rp)
Jumlah
(Rp)
1
Kayu 8/12 x 400 cm
17 Btg
125.000
2,125,000
2
Kayu 4/12 x 400 cm
2 Btg
60.000
120,000
3
Kayu 6/10 x 400 cm
4 Btg
75.000
300,000
4
Kayu 5/7 x 400 cm
59 Btg
42.500
2,507,500
5
Kayu 3/4 x 400 cm
72 Btg
17.500
1,260,000
6
Kayu 3/25 x 400 cm
15 Kpng
90.000
1,350,000
7
Upah Kerja
2 Org
(1.500.000)*
3,000,000
8
Paku
15 Kg
16.000
240,000
9
Genteng Beton
730 Buah
3.000
2,190,000
10
Genteng Kerepus
38 Buah
4.500
171,000

TOTAL BIAYA


13,263,500
Keterangan: * kurang lebih
(Harga menurut harga pasaran kayu di Gunungpati Semarang, tahun 2011)


Type Rumah 50 ATAP BAJA RINGAN
NO
Uraian
Satuan
Harga Satuan
Jumlah
(Rp)
1
Bottomchord(5Btg®11 m)
Rumah Type 50
Atau luas atap = 77m2
115.000,-
8.855.000,-
2
Top chord (6 Btg @11 m)
3
Web (9 Btg @11 m)
4
Top Span (44 Btg @6 m)
5
Baut 12— I4×50 HEX (165 Bh)
6
Baut 10—16 x 16 HEX (221 Bh)
7
Bracket L, Dyna Bolt 14 mm (6 Bh)
8
Genteng Beton
730 Buah
3.000
2,190,000
9
Genteng Kerepus
38 Buah
4.500
171,000

TOTAL BIAYA


11.216.000
Harga menurut penawaran harga Tasso Truss
- Merk baja: TASSO TRUSS
- Ukuran: 0,65mm – 0,75mm

Di samping itu, keunggulan menggunakan atap baja ringan selain harganya bisa dipangkas hingga 30% memiliki kelebihan-kelebihan lainnya yaitu:

-         Anti Rayap
-         Tahan Karat
-         Lebih ringan dibanding kayu
-         Pemasangan cepat dan mudah
-         Tahan api
-         Pemasangan lebih akurat
-         Tidak melengkung
-         Tidak perlu di cat
-         Tidak ada material terbuang
-         Sekalipasang untuk selamanya

Demikian perbedaan biaya atap baja ringan VS atap kayu yang bisa kami sampaikan.
Untuk pemesanan anda bisa hubungi nama dan nomor diatas.
"KEPUASAN ANDA ADALAH JAMINAN KAMI"

Konstruksi Baja Ringan: contoh konstruksi baja ringan

Konstruksi Baja Ringan: contoh konstruksi baja ringan

contoh konstruksi baja ringan


Senin, 27 Agustus 2012


Dengarkan aku teman… Aku ingin bercerita.. Tentang senandung yang kudengar.. Dikala hujan masih menggetarkan langit senjaku yang memudar.. Ku dengar nada-nada riang yang bercerita suram.. Meninggalkan tanya di saat ku menyadari betapa suara itu terdengar begitu nyata.. Di sudut jalan di tepian kota ini..Kulihat awan hitam yang kelam beriringan.. Tepat mengikuti jalur jalan yang terasa semakin begitu sepi.. Deraian hujan yang ditemani hembusan angin liar.. Menusuk tulangku.. begitu kusadari.. Aku sendirian.. Tak ada seorang pun yang menemaniku.. Memandang langit hitam bersama.Memetik air hujan bersama,Menari di bawah lindungan bulan dikala malam… Memecah sunyi di kala hati sedang gundah.. Menaruh harapan pada hari esok, Dan menahan angin yang sedang berhembus.

Minggu, 26 Agustus 2012

sebuah kebersamaan


Dengarkan aku teman…
Aku ingin bercerita..
Tentang senandung yang kudengar..
Dikala hujan masih menggetarkan langit senjaku yang memudar..
Ku dengar nada-nada riang yang bercerita suram..
Meninggalkan tanya di saat ku menyadari betapa suara itu terdengar begitu nyata..

Di sudut jalan di tepian kota ini..Kulihat awan hitam yang kelam beriringan..
Tepat mengikuti jalur jalan yang terasa semakin begitu sepi..
Deraian hujan yang ditemani hembusan angin liar..
Menusuk tulangku..
begitu kusadari..
Aku sendirian..

Tak ada seorang pun yang menemaniku..
Memandang langit hitam bersama.Memetik air hujan bersama,Menari di bawah lindungan bulan dikala malam…
Memecah sunyi di kala hati sedang gundah..
Menaruh harapan pada hari esok,
Dan menahan angin yang sedang berhembus